Dosen UNAIR Ciptakan Aplikasi Belajar Komunikasi Bagi Anak Autisme Bernama MIKA

0
57
Aplikasi MIKA.
Aplikasi MIKA.

Surabaya Margaretha seorang dosen psikologi universitas Airlangga (Unair) bersama dengan tim peduli Jawa Timur mengembangkan aplikasi perangkat lunak yang diberi nama MIKA (Media Visual Komunikasi Anak). Aplikasi ini bertujuan untuk mendukung pembelajaran komunikasi untuk anak-anak dengan autisme dan anak-anak yang hendaya (pelemahan) komunikasi.

Awal Mula

Menurut Margaretha ide membuat MIKA berawal dari keresahan terapis. Terutama bagaimana caranya bisa mengoptimalkan proses belajar komunikasi pada anak dengan autisme dan hendaya komunikasi.

“Sebagai gejala utamanya, autisme itu paling sulit untuk melakukan komunikasi sosial dan periode belajar itu penting supaya tidak terlewatkan. Karena kalau tidak, nanti menjadi suatu kecacatan, maka perlu suatu metode yang terstruktur sistematis dan terstandar,” kata Margaretha di Surabaya, Juma’t (5/1).

Tampilan Aplikasi MIKA

Aplikasi MIKA

MIKA dikembangkan berdasarkan sistem ALS (Alternative Learning System) dan PODD (Pragmatic Organisation Dynamic Display), yang disesuaikan dengan Bahasa Indonesia dan disesuaikan dengan konteks Indonesia.

Baca juga:   Ramai Dibicarakan, Berikut Fakta Menarik Tentang Aplikasi Kontool

MIKA akan menjadi sistem pendukung belajar komunikasi visual yang baru, lebih cepat, lebih komprehensif dan sistematis. MIKA juga akan menjadi salah satu perintis alat terapi ASD (Autism Spectrum Disorder) di Indonesia. Nantinya MIKA akan memberikan stimulasi yang lebih baik untuk pembelajaran komunikasi pada anak ASD.

Aplikasi perangkat lunak ini akan dibagikan dan dapat diakses oleh banyak sekolah dan pusat terapi di Indonesia. Kedepannya hak properti dan akses MIKA akan dikelola oleh Universitas Airlangga dan Forum Peduli Autisme Jawa Timur.

Penggunaan Aplikasi

MIKA bisa digunakan di seluruh Indonesia oleh terapis, guru, ataupun orang-orang yang bekerja memberi terapi anak dengan autisme.

Untuk menggunakan aplikasi ini, guru atau terapis terlebih dahulu perlu menguasai TEACCH (Treatment and Education of Autistic and Communication related handicapped Children) dan telah terlatih menggunakan MIKA.

Penutup

Yang perlu diketahui masyarakat tentang autisme adalah bahwasanya anak autis juga bisa belajar dan beradaptasi dengan lingkungan. Melalui terapi dini dan strategi yang tepat, anak autis bisa belajar dan beradaptasi seperti anak lain. Jadi jangan beranggapan anak autis tidak bisa belajar dan beradaptasi dengan lingkungan.

Baca juga:   Bisa Jadi Teman Curhat, Intip Kehebatan Lain Yang Dimiliki Robot Shopia

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here